Dalam upaya meningkatkan peluang lulus siswa pada Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) 2021, SMA YPS Soroako melaksanakan program pendampingan siswa dalam memilih program studi dan perguruan tinggi negeri. Kegiatan ini dilaksanakan pada Senin, 15 Februari 2021 di ruang perpustakaan dengan menghadirkan 63 orang siswa eligible secara bergantian disertai penerapan protokol kesehatan yang ketat. Ke-63 siswa eligible terdiri atas 25 siswa program peminatan MIPA dan 38 siswa peminatan IPS. 

 

Wakasek Kurikulum SMA YPS Bapak Andi Lukman yang mengoordinir kegiatan ini menyampaikan dalam arahannya bahwa Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) telah menetapkan kebijakan Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri 2021 di mana sekolah terlebih dahulu diminta melakukan peringkat siswa berdasarkan nilai rapor untuk menentukan siswa eligible. Nah dengan status akreditasi sekolah unggul (A), maka LTMPT memberikan kuota 40% siswa dari setiap peminatan untuk mendaftar SNMPTN. 

 

Lebih lanjut Pak Lukman mengungkapkan bahwa pada tahun 2020, terdapat 14 orang siswa yang berhasil lulus dalam SNMPTN dan pada tahun 2021 ini kita berharap bisa meningkatkan persentasi kelulusan siswa. Karena itu, kita melakukan pemetaan pilihan program studi siswa berdasarkan nilai rata-rata rapor yang dimiliki siswa untuk mencegah terjadinya persaingan antar teman. Dalam proses pendampingan ini, kami melakukan pendampingan melalui diskusi dan konseling secara pribadi melibatkan Guru BK dan orang tua siswa. "Semoga dengan upaya ini, siswa bisa mendapatkan pemahaman terhadap program studi dan perguruan tinggi yang realistis terkait daya saing nilai rapor yang dimiliki, sehingga meningkatkan peluang lulus dalam SNMPTN 2021", harapnya.